Dolar AS Makin Nanjak, Pagi Ini Tembus Rp17.110

Dolar AS Makin Nanjak, Pagi Ini Tembus Rp17.110

Jakarta, BFDCnews.com – Nilai tukar rupiah dibuka melemah terhadap dolar AS di perdagangan pagi ini, Selasa (14/4/2026).

Berdasarkan data Refinitiv, rupiah langsung masuk zona merah dengan pelemahan sekitar 0,09% ke level Rp17.110 per dolar AS. Sebelumnya, di penutupan Senin (13/4), rupiah juga sempat melemah tipis ke Rp17.095.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan dolar terhadap mata uang utama dunia, terlihat masih cukup stabil di level 98,348 pada pukul 09.00 WIB. Hari sebelumnya, indeks ini sempat turun sedikit.

Stabilnya dolar di level yang lebih rendah ini sebenarnya jadi kabar lumayan positif buat mata uang lain, termasuk rupiah. Artinya, ada peluang rupiah buat menguat lagi setelah sempat tertekan.

Saat ini, pasar masih fokus memantau situasi geopolitik di Timur Tengah. Pergerakan dolar cenderung datar karena investor lagi menimbang risiko gangguan pasokan energi, terutama setelah AS memblokade kapal-kapal Iran di Selat Hormuz. Di sisi lain, masih ada harapan negosiasi antara AS dan Iran bisa berlanjut.

Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) memastikan bakal terus menjaga stabilitas rupiah. BI siap turun ke pasar dengan berbagai instrumen, baik di pasar spot maupun non-deliverable forward (NDF dan DNDF).

Deputi Gubernur Senior BI, Destry Damayanti, bilang BI akan tetap aktif masuk pasar secara terukur. Bahkan, basis pelaku di pasar NDF juga akan diperluas.

“Hari ini NDF sudah di atas Rp17.100 per dolar AS, tapi memang belum ada transaksi riil di sana,” ujarnya dalam acara Central Banking Forum 2026.

Menariknya, sekarang BI juga siaga hampir 24 jam buat memantau dan intervensi pasar. Jadi, pergerakan rupiah bisa dijaga di berbagai pasar global, mulai dari Asia, Eropa, sampai Amerika.

“Begitu pasar Singapura buka, kita sudah ikut. Lanjut ke Eropa, sampai AS buka, kita juga tetap monitor. Kita optimalkan juga kantor di London dan New York, sambil tetap jaga likuiditas,” jelas Destry.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.