Jakarta, BFDCnews.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berencana mencopot dua pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) gara-gara lonjakan pengembalian pajak (restitusi) yang dinilai sudah kebablasan.
Purbaya bilang, pihaknya sudah melakukan investigasi ke sejumlah pejabat yang punya kewenangan besar dalam urusan restitusi. Dari hasil penelusuran itu, ada dua orang yang dipastikan bakal dicopot dalam waktu dekat.
“Saya cek lima pejabat dengan restitusi paling besar, hari ini dua akan saya copot,” ujarnya.
Langkah ini sekaligus jadi warning keras buat jajaran di DJP supaya lebih disiplin dan nggak sembarangan dalam mengeluarkan restitusi.
“Pesannya jelas, kalau ada instruksi ya dijalankan dengan benar, jangan jor-joran. Saya serius soal ini,” tegasnya.
Menurut Purbaya, salah satu masalah utama ada di pelaporan internal yang kurang rapi dan datanya nggak akurat. Bahkan, ia mengaku sempat salah memperkirakan total restitusi yang keluar karena data yang dilaporkan berbeda jauh dengan realisasi.
“Tahun lalu saya sempat salah prediksi. Waktu ditanya potensinya kecil, tapi di akhir tahun ternyata jauh lebih besar,” jelasnya.
Dari kejadian ini, Purbaya menekankan pentingnya perbaikan sistem pengawasan dan akurasi data ke depan, supaya kejadian serupa nggak terulang lagi.
