Awal 2026: Investasi Bisa Capai Rp497 Triliun, Buka 627 Ribu Lapangan Kerja

BFDCnews.com – Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala BKPM, Rosan Roeslani, memperkirakan investasi di Indonesia pada kuartal I-2026 bisa tembus Rp497 triliun.

Angka ini diprediksi naik sekitar 7% dibanding periode yang sama tahun lalu. Meski data finalnya baru keluar pertengahan April, tren yang ada sejauh ini kelihatan cukup positif.

“Memang kita masih nunggu sampai tanggal 15, tapi dengan perkembangan yang ada, target pemerintah di triwulan pertama ini insyaallah bisa tercapai, yaitu Rp497 triliun, atau tumbuh sekitar 7% secara tahunan,” kata Rosan dalam rapat kerja dengan Komisi XII DPR RI, Senin (13/4/2026).

Nggak cuma nilai investasinya yang naik, penyerapan tenaga kerja juga ikut meningkat. Diperkirakan sekitar 627 ribu orang bisa terserap ke lapangan kerja baru selama tiga bulan pertama tahun ini, atau naik sekitar 5,5%.

Sektor hilirisasi masih jadi pemain utama, dengan kontribusi sekitar 30% dari total investasi. Sementara itu, investor dari Singapura, China, Jepang, Korea Selatan, dan Amerika Serikat masih jadi yang paling dominan masuk ke Indonesia.

Untuk tahun 2026 sendiri, pemerintah menargetkan total investasi mencapai Rp2.041,3 triliun. Sedangkan dalam periode RPJMN 2025–2029, targetnya bahkan tembus Rp13.032,8 triliun.

Menurut Rosan, posisi Indonesia yang menganut politik luar negeri bebas aktif dan non-blok justru jadi nilai plus di tengah situasi global yang lagi nggak pasti.

“Walaupun ada tantangan geopolitik dan ekonomi global, kita lihat ini juga jadi peluang. Indonesia diterima banyak negara karena kebijakan luar negeri kita yang terbuka dan non-blok,” jelasnya.

Supaya investor global tetap tertarik, pemerintah juga terus berbenah, terutama dalam hal perizinan dan kepastian regulasi. Tujuannya jelas: biar pelaku usaha merasa lebih aman dan Indonesia tetap jadi tujuan investasi yang menarik, meski kondisi ekonomi dunia lagi naik turun.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.