Pemerintah Target Stop Impor Solar, Ganti Biofuel Mulai Juli 2026

BFDCnews.com – Pemerintah berencana berhenti impor solar mulai pertengahan 2026. Hal ini disampaikan oleh Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, sebagai bagian dari upaya bikin Indonesia lebih mandiri di sektor energi.

Menurut Amran, Indonesia sebenarnya punya sumber daya melimpah, terutama dari sawit. Karena itu, bahan bakar bisa dialihkan ke biofuel berbasis crude palm oil (CPO).

“Dulu kita impor sampai 5 juta ton solar. Insya Allah mulai 1 Juli 2026 kita stop impor dan beralih ke biofuel dari dalam negeri,” ujarnya.

Mulai Geser ke Biofuel

Nggak cuma biofuel dari sawit, pemerintah juga lagi ngebut kembangkan bioetanol (E20) yang bahan bakunya dari:

  • Tebu
  • Jagung
  • Singkong

Di sini, sektor pertanian punya peran penting banget buat nyuplai bahan bakunya.

Stok Pangan Juga Lagi Naik

Amran juga bilang kondisi stok pangan lagi bagus. Saat ini cadangan nasional sudah tembus 4,9 juta ton dan diperkirakan segera mencapai 5 juta ton—jauh lebih tinggi dibanding sebelumnya yang cuma sekitar 2,6 juta ton.

Kembangkan “Bensin Sawit”

Selain itu, pemerintah juga lagi jajal pengembangan energi dari sawit seperti bio-gasoline alias “bensin sawit”. Proyek ini digarap bareng BUMN seperti PTPN IV.

Rencananya dimulai dari skala kecil dulu. Kalau berhasil, baru bakal diperluas ke skala besar.

Target: Mandiri dari Krisis Global

Amran juga menyinggung kondisi dunia yang lagi menghadapi tiga krisis besar:

  • Pangan
  • Energi
  • Air

Menurutnya, kalau Indonesia bisa mandiri di tiga sektor itu, posisi negara bakal jauh lebih kuat.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.