Bitcoin Terancam Turun? Sinyalnya Arah ke US$93 Ribu

Bitcoin Terancam Turun? Sinyalnya Arah ke US$93 Ribu

Harga Bitcoin lagi jadi bahan omongan pasar lagi nih. Analis on-chain dari CryptoQuant, XWIN Japan, melihat ada potensi harga Bitcoin naik ke area US$93.000. Alasannya? Masih ada “CME gap” yang belum tertutup.

Saat ini, Bitcoin sendiri lagi bergerak di kisaran US$81.000–US$82.000 di awal Mei, setelah berhasil menyentuh level tertinggi dalam tiga bulan terakhir.

Nah, buat yang belum familiar, CME gap ini muncul karena kontrak futures Bitcoin di CME Group cuma diperdagangkan di hari kerja, sementara pasar spot crypto jalan terus 24 jam. Jadi ada “celah harga” antara penutupan Jumat dan pembukaan Senin.

Menurut XWIN Japan, gap ini bukan cuma sekadar “magnet harga”, tapi juga area likuiditas rendah yang sering diuji lagi sama pasar. Saat ini, satu gap sudah tertutup, tapi masih ada gap lain di sekitar US$93.000—yang jadi target potensial berikutnya.


Whale Mulai Borong, Sinyal Bullish?

Data dari Santiment nunjukin kalau Bitcoin sempat menyentuh US$81.700, level tertinggi dalam tiga bulan.

Menariknya, investor besar (whale dan shark) justru lagi nambah kepemilikan, sementara investor kecil malah mulai jualan. Wallet dengan isi 10–10.000 BTC nambah sekitar 16.622 BTC bulan ini, sedangkan wallet kecil malah berkurang.

Secara historis, pola kayak gini sering muncul sebelum harga crypto naik lebih tinggi. Jadi, bisa dibilang ini salah satu sinyal bullish.


Sinyal Teknikal Masih Kuat

Analis teknikal Ali Martinez juga melihat tren Bitcoin masih cukup solid. Sejak indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) kasih sinyal bullish crossover pertengahan April, harga Bitcoin sudah naik sekitar 15%.

Kalau lihat pola sebelumnya:

  • Oktober 2023: naik 147%
  • Oktober 2024: naik 75%
  • Mei 2025: naik 35%

Sekarang, level US$83.000 jadi semacam “tembok” penting—baik secara teknikal maupun psikologis.


Tapi Hati-Hati, Risiko Masih Ada

Meski kelihatannya bullish, bukan berarti tanpa risiko. Data dari CryptoReviewing menunjukkan lonjakan harga ke US$81.600 sempat memicu likuidasi short sampai US$509 juta.

Masalahnya, posisi long di pasar sekarang jauh lebih besar—sekitar US$17,61 miliar, dibanding short yang “cuma” US$3,27 miliar.

Artinya, kalau pasar tiba-tiba koreksi, tekanan bisa lebih besar ke bawah karena banyak posisi long yang berpotensi kena likuidasi.


Arah Bitcoin Lagi di Titik Krusial

Analis lain, Linda, melihat Bitcoin sekarang lagi masuk fase penting. Setelah sempat koreksi tipis, harga berhasil bikin level tertinggi baru dan masuk ke range baru.

Kalau buyer bisa jaga harga tetap di atas area breakout, peluang naik ke US$84.000–US$94.000 makin terbuka—yang kebetulan sejalan dengan target CME gap di US$93.000 tadi.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.