Jakarta — IHSG makin ngebut di sesi siang. Per pukul 15.11 WIB, Rabu (25/3/2026), indeks naik 2,01% atau 142,92 poin ke level 7.249,76.
Mayoritas saham juga ikut menghijau. Tercatat 562 saham naik, 199 turun, dan 197 masih diam di tempat.
Aktivitas pasar juga lagi ramai banget. Nilai transaksi sudah tembus Rp21,22 triliun, dengan 31,12 miliar saham diperdagangkan dalam 1,82 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar pun ikut naik jadi Rp12.759 triliun.
Menurut data Refinitiv, semua sektor kompak ada di zona hijau. Sektor industri, konsumer primer, dan energi jadi yang paling kencang naiknya hari ini.
Dari sisi transaksi, saham-saham bank besar (bank jumbo) dan BUMI jadi yang paling ramai diperdagangkan. Bahkan, lima saham ini nyumbang lebih dari separuh total nilai transaksi hari ini.
Walaupun minggu ini lebih pendek, perhatian investor tetap tinggi. Soalnya, banyak data penting yang lagi ditunggu dari global dan domestik.
Mulai dari data uang beredar, consumer sentiment AS, rilis harga impor-ekspor, sampai data klaim pengangguran awal di AS. Semua ini bakal kasih gambaran kondisi ekonomi terbaru dan bisa banget jadi penggerak pasar—baik saham, rupiah, sampai harga komoditas.
Di sisi lain, harga minyak dunia justru lagi turun lagi di Rabu pagi, bahkan hampir 5%.
Penurunan ini dipicu meredanya kekhawatiran soal pasokan dari Timur Tengah. Ada harapan konflik bisa mereda setelah muncul kabar Amerika Serikat sudah mengajukan proposal damai ke Iran, yang isinya sekitar 15 poin.
Menurut analis Nissan Securities Investment, Hiroyuki Kikukawa, pasar sekarang lagi banyak yang ambil untung setelah harga sebelumnya sempat naik tinggi. Harapan konflik mereda bikin pelaku pasar mulai mengurangi posisi, walaupun arah negosiasi sebenarnya masih belum jelas.
