Jakarta, BFDCnews.com – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) masih bertahan di level tinggi pada perdagangan hari ini, Kamis (30/7/2026). Setelah sempat mengalami kenaikan dalam beberapa pekan terakhir, pergerakan emas kini cenderung stabil di tengah meningkatnya kehati-hatian investor menjelang keputusan kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (The Fed).
Berdasarkan data Logam Mulia, harga emas Antam ukuran 1 gram pada pembaruan terakhir berada di kisaran Rp2,84 juta per gram, sementara harga buyback berada di kisaran Rp2,78 juta per gram. Angka tersebut menunjukkan harga emas masih berada di dekat level tertinggi sepanjang tahun.
Penguatan harga emas didorong oleh beberapa faktor global, di antaranya:
- Ekspektasi pasar terhadap arah suku bunga The Fed.
- Ketidakpastian ekonomi global yang masih tinggi.
- Permintaan aset safe haven yang tetap kuat.
- Pergerakan dolar AS yang cenderung fluktuatif.
Di pasar internasional, harga emas juga bergerak stabil setelah investor memilih menunggu sinyal terbaru mengenai kebijakan moneter AS. Jika The Fed memberikan sinyal pelonggaran kebijakan dalam beberapa bulan mendatang, harga emas berpotensi kembali menguat. Sebaliknya, jika suku bunga dipertahankan tinggi lebih lama, ruang kenaikan emas dapat menjadi lebih terbatas.
Bagi investor jangka panjang, emas masih dipandang sebagai instrumen lindung nilai (safe haven) terhadap inflasi dan ketidakpastian ekonomi. Namun, analis mengingatkan agar investor tetap memperhatikan volatilitas harga dalam jangka pendek sebelum mengambil keputusan investasi.
Sentimen yang perlu dipantau hari ini:
- Keputusan dan pernyataan terbaru dari The Fed.
- Pergerakan indeks dolar AS.
- Imbal hasil obligasi pemerintah AS (US Treasury).
- Kondisi geopolitik global.
