IHSG Dibuka Menguat, Naik Tipis 0,5% Pagi Ini

IHSG Dibuka Menguat, Naik Tipis 0,5% Pagi Ini

Jakarta, BFDCnews.com — IHSG dibuka lagi di zona hijau pagi ini, Selasa (28/4/2026).

Di awal perdagangan, IHSG naik 0,5% atau sekitar 35,7 poin ke level 7.142,22. Jumlah saham yang naik juga lebih banyak, ada 320 saham menguat, 158 turun, dan 481 stagnan.

Aktivitas pasar juga lumayan ramai. Nilai transaksi sudah tembus Rp536,9 miliar dengan total 973,6 juta saham diperdagangkan dalam 80 ribuan transaksi. Kapitalisasi pasar ikut naik jadi Rp12.747 triliun.

Kalau lihat kawasan Asia, pergerakan bursa masih campur-campur. Investor lagi fokus mantau perkembangan negosiasi antara AS dan Iran, jadi market masih cenderung wait and see.

Di Jepang, indeks Nikkei 225 turun 0,49% setelah sebelumnya sempat cetak rekor, sementara Topix masih naik tipis 0,23%.

Korea Selatan juga beda arah—Kospi naik 0,1%, tapi Kosdaq malah turun 0,92%. Sementara itu, indeks Australia (S&P/ASX 200) turun 0,58%, dan indeks Hang Seng Hong Kong juga melemah tipis.

Masuk ke perdagangan hari ini, pelaku pasar di Indonesia lagi ngelirik beberapa sentimen penting. Dari luar negeri, perhatian utama ada di keputusan suku bunga Bank Sentral Jepang (BOJ).

Dari dalam negeri, pasar bakal fokus ke hasil pertemuan OJK dengan MSCI, efek reshuffle kabinet Presiden Prabowo Subianto, sampai komentar Menteri Keuangan soal arah IHSG dan ekonomi ke depan.

Soal prospek, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa cukup optimistis. Dia bilang IHSG punya peluang tembus 28.000 di 2029–2030, selama pertumbuhan ekonomi terus jalan.

Menurutnya, bukan hal yang mustahil kalau lihat sejarah. Dulu IHSG pernah naik berkali-kali lipat dalam beberapa tahun.

Bahkan, dia juga sempat bilang IHSG bisa tembus 10.000 di akhir tahun ini, walaupun kondisi global masih penuh ketidakpastian.

Optimisme ini juga didukung makin banyaknya investor muda di pasar modal—sekitar 57% sekarang berasal dari Gen Z.

Di sisi lain, pemerintah juga lagi ngebut ngejar target pertumbuhan ekonomi 8% sampai 2029 lewat berbagai reformasi, termasuk di sektor pajak dan bea cukai.

Selain itu, percepatan program pembangunan juga terus didorong, jadi harapannya ekonomi bisa tumbuh minimal 6% dulu sebagai langkah awal.

Intinya, IHSG pagi ini dibuka positif, tapi arah selanjutnya masih bakal dipengaruhi banyak faktor—baik dari global maupun dalam negeri.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.