BFDCnews.com, Jakarta — IHSG langsung dibuka menguat nih di perdagangan Kamis (16/4/2026). Indeks naik 39,75 poin atau 0,52% ke level 7.663,34. Bahkan sampai pukul 09.05 WIB, kenaikannya makin mantap jadi 75,63 poin (0,99%) ke 7.699,22.
Padahal di penutupan sebelumnya, IHSG sempat turun 0,58% ke level 7.623. Saat itu ada aksi jual bersih asing (net foreign sell) sekitar Rp1,23 triliun di pasar reguler. Penurunan ini banyak dipicu sektor perbankan plus aksi ambil untung setelah IHSG sempat rally dua minggu terakhir.
Analis Teknikal BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda, bilang secara teknikal IHSG masih punya tantangan. Level 7.000 jadi batas psikologis penting kalau mau lanjut naik.
Menurut dia, IHSG juga masih berpotensi koreksi dulu alias pullback, dengan area sekitar 7.500 jadi support terdekat.
Selain itu, pelemahan rupiah yang sudah tembus di atas 17.100 ikut bikin dana asing keluar (capital outflow). Ditambah lagi, belum adanya kepastian soal konflik Iran vs Amerika, bikin pergerakan IHSG diperkirakan masih terbatas.
Meski begitu, di awal perdagangan hari ini mayoritas saham justru bergerak positif. Ada 384 saham naik, 138 saham turun, dan 172 saham stagnan.
Dari sisi aktivitas pasar, volume perdagangan sudah tembus 3,25 miliar saham dengan frekuensi 205.623 kali transaksi. Nilai transaksinya juga cukup besar, mencapai Rp1,3 triliun.
Untuk saham-saham yang lagi “ngebut” pagi ini:
- AGRO (Bank Raya Indonesia) jadi top gainer setelah melonjak 28,09% ke Rp228
- DEFI (Danasupra Erapacific) naik 25,56% ke Rp113
- WBSA (BSA Logistics Indonesia) ikut terbang 25% ke Rp550
Sementara yang lagi melemah:
- PSDN (Pradisha Aneka Niaga) turun 14,73% ke Rp191
- ROTI (Nippon Indosari Corpindo) jatuh 10,56% ke Rp720
- INCF (Indo Komoditi Korpora) turun 7,81% ke Rp59
Secara keseluruhan, IHSG pagi ini keliatan cukup kuat, tapi masih ada potensi naik-turun karena faktor global dan pergerakan rupiah.
