Efek Teluk Persia Memanas: Harga Minyak Dunia Langsung Melambung Awal Pekan Ini.

Jakarta – Harga minyak dunia lagi gila-gilaan nih naiknya sepanjang minggu lalu! Gara-gara ketegangan di Teluk Persia yang makin memanas, para trader dan investor lagi standby penuh buat mantau pergerakan harga di pembukaan pasar hari Senin (6/4/2026) ini.

Kayaknya sih, pasar lebih waspada sama risiko macetnya pasokan minyak dalam waktu dekat ketimbang berharap konflik di Timur Tengah bakal cepet adem. Makanya, update berita dari sana selama weekend kemarin bener-bener jadi kunci penentu arah harga minyak di awal minggu ini.

Angka Kenaikannya Bikin Kaget! Biar kebayang seberapa ngerinya lonjakan ini, cek data berikut:

  • Minyak mentah WTI (West Texas Intermediate) kontrak Mei: Melonjak 11% ke angka USD111,54 per barel pada Kamis lalu. Ini level paling tinggi dalam hampir empat tahun terakhir, lho! Total kenaikan mingguannya tembus sekitar 10,75%.

  • Minyak mentah Brent kontrak Juni: Ikutan naik 7,8% jadi USD109,03 per barel.

Menurut Christopher Lewis, analis dari FXEmpire, angka USD100 per barel ini jadi level krusial buat WTI maupun Brent. Angka ini diprediksi bakal jadi support kuat (alias lantai penahan) kalau misal harganya tiba-tiba turun sebentar.

Nasib Harga Minyak Ada di Selat Hormuz Ke depannya gimana? Semuanya bakal sangat bergantung sama drama di Teluk Persia, terutama di area Selat Hormuz. Rumusnya simpel:

  • Kalau makin tegang: Misalnya ada serangan ke fasilitas energi atau kapal tanker, siap-siap aja harga minyak makin meroket.

  • Kalau ada sinyal damai: Jalur pelayaran dibuka lagi, otomatis harga minyak berpeluang turun.

Situasinya bener-bener dinamis banget. Pasar lagi nungguin, bakal ada kesepakatan damai buat kapal tanker lewat, atau malah konfliknya makin parah.

Drama AS, Iran, dan Israel Makin Bikin Panas Selain itu, ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran juga jadi spotlight. Presiden AS, Donald Trump, kabarnya baru ngasih ultimatum 10 hari ke Iran yang bakal expired di awal minggu ini. Beliau juga menegaskan nggak segan buat nyerang infrastruktur vitalnya Iran. Ditambah lagi, laporan Reuters nyebutin kalau Israel juga udah siap maju ngelakuin operasi militer kalau dapet lampu hijau dari Washington.

Nggak tinggal diam, Iran juga ngancam balik! Mereka disebut-sebut siap nyerang fasilitas energi di kawasan Timur Tengah, termasuk di Arab Saudi, Kuwait, Bahrain, dan Israel.

Kalau sampai ancaman ini kejadian dan jalur vital kayak Selat Hormuz sama Laut Merah (yang nyumbang 12% pasokan minyak dunia) sampai ditutup, udah pasti risiko lonjakan harga minyak bakal makin nggak masuk akal.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.