Dolar AS Geser ke Rp17.850, Rupiah Buka Perdagangan di Zona Hijau

Dolar AS Geser ke Rp17.850, Rupiah Buka Perdagangan di Zona Hijau

Jakarta, BFDCnews.com – Rupiah memulai perdagangan perdana bulan Juni dengan performa yang cukup positif. Setelah libur panjang akhir pekan, mata uang Garuda berhasil menguat tipis terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Selasa (2/6/2026).

Berdasarkan data Refinitiv, rupiah dibuka menguat 0,08% ke posisi Rp17.850 per dolar AS. Penguatan ini menjadi angin segar setelah pada perdagangan terakhir sebelum libur, Jumat (29/5/2026), rupiah sempat melemah cukup dalam sebesar 0,51% dan ditutup di level Rp17.865 per dolar AS.

Di sisi lain, pergerakan dolar AS terpantau relatif stabil. Indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan dolar terhadap enam mata uang utama dunia, berada di level 99,201 pada pukul 09.00 WIB.

Meski bergerak cenderung datar pada pagi ini, posisi DXY masih cukup kuat setelah pada perdagangan Senin berhasil menguat 0,30%. Kondisi tersebut menunjukkan dolar AS masih mendapat dukungan di pasar global, meskipun rupiah mampu mencatatkan penguatan tipis pada awal perdagangan hari ini.

Pelaku pasar kini masih mencermati berbagai sentimen global yang berpotensi memengaruhi pergerakan nilai tukar, termasuk arah kebijakan suku bunga AS dan perkembangan ekonomi global dalam beberapa waktu ke depan.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.