Sejumlah bank besar di Indonesia kembali memperbarui kurs dolar AS pada perdagangan hari ini. Berdasarkan pantauan hingga menjelang siang, sebagian bank bahkan sudah mematok harga jual dolar di atas level Rp18.000.
BCA mencatat kurs e-rate per pukul 11.34 WIB dengan harga beli Rp17.917 per dolar AS dan harga jual Rp17.937. Sementara untuk transaksi TT Counter dan Bank Notes, kurs beli berada di Rp17.720 dan kurs jual Rp17.970.
Di Bank Mandiri, kurs special rate per pukul 11.02 WIB dipasang di Rp17.870 untuk beli dan Rp17.900 untuk jual. Adapun kurs TT Counter dan Bank Notes masing-masing berada di Rp17.670 untuk beli dan Rp17.970 untuk jual.
Sementara itu, BNI menetapkan special rates per pukul 11.35 WIB dengan kurs beli Rp17.910 dan kurs jual Rp17.930. Untuk TT Counter dan Bank Notes, kurs beli berada di Rp17.900 dan kurs jual Rp17.940.
Di BRI, kurs e-rate per pukul 09.38 WIB tercatat di Rp17.778 untuk beli dan Rp17.920 untuk jual. Sedangkan kurs TT Counter berada di Rp17.690 untuk beli dan Rp17.990 untuk jual.
CIMB Niaga juga mematok kurs yang relatif serupa. Per pukul 11.30 WIB, kurs valas dan kurs converter sama-sama berada di level Rp17.917 untuk beli dan Rp17.932 untuk jual.
Sementara itu, bank asing mulai menunjukkan kurs jual yang sudah menembus Rp18.000. HSBC Indonesia misalnya, menetapkan transfer rates per pukul 09.02 WIB dengan kurs beli Rp17.660 dan kurs jual Rp18.110. Untuk banknote rates, kurs beli berada di Rp17.585 dan kurs jual mencapai Rp18.185.
Hal serupa terlihat di MUFG Bank Jakarta Branch. Per pukul 09.24 WIB, bank asal Jepang tersebut menetapkan kurs TTB (beli) di Rp17.520 dan TTS (jual) di Rp18.120.
Adapun SMBC Indonesia per pukul 08.45 WIB mematok kurs beli Rp17.500 dan kurs jual Rp18.100 per dolar AS.
Dengan kondisi rupiah yang masih berada di bawah tekanan, sejumlah bank kini sudah menjual dolar AS di kisaran Rp18.100 hingga Rp18.185 per dolar AS.
