Habis Rapat 2 Jam Sama Prabowo, Bos BI Pede Rupiah Tetap Stabil!

Habis Rapat 2 Jam Sama Prabowo, Bos BI Pede Rupiah Tetap Stabil!

Jakarta, BFDCnews.com — Presiden Prabowo Subianto ngumpulin sejumlah menteri bersama Gubernur BI Perry Warjiyo buat bahas kondisi ekonomi RI di Istana Negara, Jakarta, Senin (18/5/2026). Rapatnya berlangsung sekitar dua jam dan salah satu topik utamanya adalah kondisi rupiah.

Pantauan di lokasi, para menteri mulai berdatangan ke kawasan Istana sekitar pukul 16.00 WIB. Rapat sendiri baru selesai sekitar pukul 18.21 WIB.

Pas ditanya wartawan soal kondisi rupiah, Perry cuma kasih jawaban singkat sambil masuk ke mobilnya.

“Yakin stabil,” ujar Perry singkat.

Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan pemerintah lagi menyiapkan Bond Stabilization Fund (BSF) buat bantu menjaga stabilitas rupiah terhadap dolar AS. Langkah ini dilakukan lewat intervensi di pasar obligasi supaya yield atau imbal hasil tetap menarik.

Skemanya, dana BSF bakal dipakai buat membeli SBN atau surat utang negara yang dijual investor asing. Menariknya, kebijakan ini disebut tidak perlu koordinasi dengan BI maupun OJK lewat forum KSSK. Untuk tahap awal, sumber dananya bakal memakai kas negara.

Purbaya bilang, pemerintah menyiapkan dana sekitar Rp2 triliun per hari untuk menjalankan program tersebut.

“Ah pengen tahu aja. Saya minta masuk Rp2 triliun setiap hari,” kata Purbaya.

Dia juga menegaskan APBN masih punya ruang untuk pengelolaan kas alias cash management, jadi pemerintah merasa cukup aman untuk mengalokasikan dana ke skema ini. Menurutnya, investasi pemerintah lewat program tersebut juga tidak akan merugi.

Di sisi lain, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto membenarkan kalau pemerintah memang sedang menyiapkan paket kebijakan ekonomi baru. Namun, pembahasannya masih dimatangkan sehingga belum diumumkan ke publik.

“Masih dimatangkan, nanti sesudahnya baru kita beritahukan,” ujar Airlangga.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.